Peningkatan Kemampuan Membaca Anak Menggunakan Media Kartu Kata Bergambar

Widaya Ningsih - TK Kartika XV‐I Jakarta

Abstract. In early childhood learning to read has been started but the teacher did not sue and force children to be able to read only limited direct introduction le?ers, stringing le?ers, and spell out the letters according to the ability of a child’s development. Based on the above references and the author’s observation on the initial observation of children in kindergarten Kartika Group A XV‐I, it would require a learning method that aims to determine the increase of reading ability by using the method of word cards with pictures. In this method, the child is given the freedom to do a symbolic game in selecting the word cards with pictures. The parameters observed in this study is the epitome of sound, phonemes and reading words. The introduction read by reading the image designated teacher, then atter the child answered, the teacher shows the series of syllables of tulusan on th image. The method used is experiment using action research approach (Classroom Action Research) and quantitative descriptive analysis. Which consists of three (3) the implementation process (planning, treatment, and reflections) and 3 (three) acts consisting of pratindak, cycle 1 and cycle 2. Based on the hypothesis test using percentage calculation Ngalim, and increased by 36.11% so that in the first cycle reaches 80.56% and the second cycle increased by 18.51% so that the second cycle reaches a score of 99.07%. From the study, stated that the use of pictorial word card method can improve the reading skills of children in kindergarten Kartika XV‐I Jakarta.

Keywords: Literacy, Early Childhood, said Card Display

Abstrak. Banyak anak yang kurang tertarik dan kurang termotivasi dalam kegiatan pembelajaran membaca. Akibatnya, tingkat kemampuan membaca anak rendah. Maka, diperlukan suatu metode pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak dengan menggunakan metode kartu kata bergambar. Pada metode ini, anak diberikan kebebasan dalam melakukan permainan simbolis dalam memilih kartu kata bergambar. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah ketepatan lambang bunyi, fonem dan membaca kata dengan tingkat keberhasilan >80%. Pengenalan membaca dilakukan dengan cara membaca gambar yang ditunjuk guru. Kemudian, setelah anak menjawab, guru menunjukkan rangkaian suku kata dari tulusan pada gambar. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, perlakuan, observasi, dan refleksi). Tindakan yang dilakukan terdiri atas pratindak, siklus 1, dan siklus 2. Pengolahan data menggunakan analisis deksriptif kuantitatif. Berdasarkan uji hipotesis, kondisi pra tindakan rata‐rata ketercapaiannya sebesar 44.45%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan kemampuan membaca anak mencapai 80,56% dan pada siklus II mencapai 99,07%. Penelitian tersebut membuktikan bahwa penggunaan metode kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca anak di TK Kartika XV‐I Jakarta.

Kata Kunci: kemampuan membaca, anak usia dini, kartu kata bergambar

    ♦  PMS - Pendampingan Sekolah Model Penjaminan Mutu Pendidikan 11 September 2017 s.d 10 Nopember 2017  ♦  FPMP - Monev Pelaksanaan Pendampingan Implementasi K13 di SMA sasaran tahun 2017 ♦  Monev Pelaksanaan Pendampingan Implementasi K13 di SMK sasaran tahun 2017 ♦  Monev Pelaksanaan Pendampingan Implementasi K13 di SD sasaran tahun 2017