Peningkatan kemampuan berbicara formal BAHASA INDONESIA melalui pendekatan KONSTRUKTIVISTIK

Animah (Guru SMAN 109 Jakarta)

Abstract. This study was conducted on 40 students of class X SMA 109 South Jakarta. The variables measured include the learning process of students, especially the ability to speak formally using constructivist approach in two cycles aimed to improve the ability to speak Indonesian formal constructivist approach. Action research was conducted in two cycles of learning. Each cycle consisted of collaboration, observation, evaluation, and reflection on the implementation of learning activities. The results obtained by the average increase in the student’s ability to speak formalIndonesian at the end of the cycle 1 is 67.75. While the average increase in students in the ability to speak formal Indonesian at the end of the cycle 2 is 75.125. The correlation between the two variables is indicated by a high number (0.821) with probability far below 0.05 (significance 0.000). It shows the correlation value at the end of cycle 1 and cycle 2 is very strong.

Keywords : Constructivistic, Speak, Formal Indonesian

Abstrak. Penelitian ini dilakukan terhadap 40 siswa kelas X SMA Negeri 109 Jakarta Selatan. Variabel yang diukur meliputi proses pembelajaran siswa khususnya kemampuan berbicara formal dengan menggunakan pendekatan konstruktivistik dalam dua siklus bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia formal melalui pendekatan konstruktivistik.
Penelitian tindakan dilakukan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari kolaborasi, observasi, evaluasi, dan refleksi terhadap pelaksanaan kegiatan belajar. Hasilnya yang diperoleh rata-rata peningkatan siswa dalam kemampuan berbicara bahasa Indonesia formal pada akhir siklus 1 adalah 67,75. Sedangkan rata-rata peningkatan siswa dalam
kemampuan berbicara bahasa Indonesia formal pada akhir siklus 2 adalah 75,125. Korelasi antara kedua variabel ditunjukkan dengan angka yang tinggi (0,821) dengan probabilitas jauh di bawah 0,05 (signifikansi 0,000). Ini menunjukkan korelasi nilai pada akhir siklus 1 dan nilai akhir siklus 2 sangat kuat.

Kata Kunci : Konstruktivistik, Berbicara, Bahasa Indonesia formal.

Artikel lengkap #

    2 tanggapan untuk “Peningkatan kemampuan berbicara formal BAHASA INDONESIA melalui pendekatan KONSTRUKTIVISTIK

    • 14 Juli 2016 pada 00:39
      Permalink

      Hey there would you mind sharing which blog platform you’re using?
      I’m looking to start my own blog in the near future but I’m having a tough time deciding between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.
      The reason I ask is because your design seems different then most blogs and I’m looking for something unique.
      P.S Sorry for getting off-topic but I had to ask! http://www.yahoo.net

    Tinggalkan Balasan

    Selamat datang di LPMP DKI Jakarta